Ada Seseorang di Kepalaku yang Bukan Aku

Ada Seseorang di Kepalaku yang Bukan Aku Semua cerpen Akmal ditulis dalam kalimat yang amat efektif dan cerdas Teknik penyajian dan daya getarnya amat menggugah Ahmad Tohari sastrawan Pendek pendek penuh tuturan kisah namun memuat tanya m

  • Title: Ada Seseorang di Kepalaku yang Bukan Aku
  • Author: Akmal Nasery Basral
  • ISBN: 9789793330235
  • Page: 250
  • Format: Paperback
  • Semua cerpen Akmal ditulis dalam kalimat yang amat efektif dan cerdas Teknik penyajian dan daya getarnya amat menggugah Ahmad Tohari, sastrawan Pendek pendek, penuh tuturan kisah, namun memuat tanya misterius setiap kali membacanya Dr FX Muji Sutrisno, SJ, rohaniwan Meski sudah sukses menulis Imperia, Akmal Nasery Basral ternyata memiliki daya dan kesaksian t Semua cerpen Akmal ditulis dalam kalimat yang amat efektif dan cerdas Teknik penyajian dan daya getarnya amat menggugah Ahmad Tohari, sastrawan Pendek pendek, penuh tuturan kisah, namun memuat tanya misterius setiap kali membacanya Dr FX Muji Sutrisno, SJ, rohaniwan Meski sudah sukses menulis Imperia, Akmal Nasery Basral ternyata memiliki daya dan kesaksian tersendiri untuk menulis cerita cerita pendek yang enak dan perlu dibaca Jaya Suprana, kolumnis Akmal membawa kita ke lorong imajinasi yang terkadang agak gila namun berakhir mengejutkan syaraf Subhanallah Akmal berhasil membuat konteks konteks kecil cerita yang menawan dari esensi ide ide yang sangat besar Andrea Hirata, novelis Ceritanya adalah renungan, cermin kenyataan, perjalanan bagi hati dan logika, tak layak dilewatkan Syaharani Ibrahim, penyanyi Di tengah riuh rendah permainan bahasa, Akmal tampil tak jumawa Bahasa yang tak angkuh Alur yang tak bersolek Justru di sanalah intan ketulusan berdenting sempurna Donny Gahral Adian, dosen filsafat UI

    • Ada Seseorang di Kepalaku yang Bukan Aku By Akmal Nasery Basral
      250 Akmal Nasery Basral
    • thumbnail Title: Ada Seseorang di Kepalaku yang Bukan Aku By Akmal Nasery Basral
      Posted by:Akmal Nasery Basral
      Published :2019-06-02T22:43:30+00:00

    2 thoughts on “Ada Seseorang di Kepalaku yang Bukan Aku

    1. Akmal Nasery Basral adalah wartawan dan sastrawan Indonesia Kumpulan cerpen pertamanya Ada Seseorang di Kepalaku yang Bukan Aku 2006 yang terdiri dari 13 cerpen termasuk long list Khatulistiwa Literary Award 2007 Dia menyelesaikan pendidikan sarjana di Jurusan Sosiologi Universitas Indonesia Saat ini tinggal di Cibubur, Bekasi, bersama istri, Sylvia, dan ketiga putri mereka, Jihan, Aurora, Ayla.Sebagai wartawan ia pernah bekerja untuk majalah berita mingguan Gatra 1994 1998 , Gamma 1999 , sebelum bekerja di majalah Tempo 2004 sekarang Ia juga pendiri dan pemimpin redaksi majalah tren digital ha 2000 2001 , serta MTV Trax 2002 yang kini menjadi Trax setelah kerjasama MRA Media Group, penerbit majalah itu, dengan MTV selesaiSebagai sastrawan ia termasuk terlambat menerbitkan karya Baru pada usia 37 tahun, novel pertamanya Imperia 2005 terbit, dilanjutkan dengan Ada Seseorang di Kepalaku yang Bukan Aku 2006 , serta Naga Bonar Jadi 2 2007 , novel dari film box office berjudul sama yang disutradarai aktor kawakan Deddy Mizwar Di luar minatnya pada bidang jurnalistik dan sastra, Akmal Nasery Basral juga dikenal sebagai pengamat musik dan film Indonesia Ia termasuk anggota awal tim sosialisasi Anugerah Musik Indonesia Ketika sosialisasi terhadap penghargaan utama bagi insan musik Indonesia ini dilakukan pada 1997, kalangan jurnalis diwakili oleh Akmal dan Bens Leo Pada pergelaran AMI ke 10 2006 , Akmal ditunjuk sebagai ketua Tim Kategorisasi yang memformat ulang seluruh kategorisasi penghargaan.Di bidang perfilman Akmal menjadi satu dari lima juri inti Festival Film Jakarta ke 2 2007 , bersama Alberthiene Endah, Ami Wahyu, Mayong Suryo Laksono, dan Yan Widjaya.

    2. Kumpulan cerpen ketiga (berdasarkan pengarang) yang saya baca. Dan baru setelah kagum setengah mati dengan penulisnya dan karya-karyanya, baru tau kalau ternyata beliau lulusan fakultas tetangga, FISIP UI. Ah. Tetangga!Cerpennya ditulis dengan bahasa yang mudah namun tak terkesan disederhanakan seperti beberapa karya cerpenis Indonesia yang pernah saya baca. Masih berbobot. Dan menunjukkan luasnya penngetahuan sang penulis. Bikin iri setengah mati. Semua kisah yang ada dalam antologi ini juga me [...]

    3. aku baca buku ini di perpus kampus. marathon, sambil nunggu jeda kuliah yg kelamaan. tiga jam selesai. agak sayang sih, karena bacanya buru-buru. tapi dibaca buru-buru aja ketahuan bagusnya, apalagi dibaca lama-lama. haha'Ada Seseorang Dalam Kepalaku Yang Bukan Aku'. ini yg bikin penasaran. tapi cerpen-cerpen yg lain nggak kalah bagus. bahasanya sederhana, topik yg diangkat pun realitas sehari-hari. paling suka dengan cerpen yg membahas soal kelambu, yg ternyata bisa jadi problem besar dalam per [...]

    4. Apa yang tercerap sebagai kesan bagi kita setelah membaca seluruh cerpen Akmal ?Pertanyaan tersebut dilontarkan oleh Kurnia Effendi (cerpenis nominator KLA 2006) sebagai kalimat penutup dari makalah yang berjudul “Membongkar Ihwal di Kepala Akmal” yang disampaikan pada saat pre-launch buku ini di Potluck Book Festifal - Bandung, 2 Des 2006.Pertanyaan itu menggelitik saya untuk segera menjawabnya setelah membaca habis ke-13 cerpen plus kata Pengantar, Memoria, Galeri Publikasi, Galeri Inspira [...]

    5. Cerita pertama, yang judulnya menjadi judul buku ini, menarik. Menceritakan pergulatan orang dengan, mungkin, gangguan psikologis. Cerita tentang seorang penulis yang mati dibunuh oleh karakter buatannya sendiri juga menarik dan sureal. Kisah cinta masa lalu di Kensington cukup menyentak. Sejauh ini aku menyukai gaya tulis Akmal yang efektif. Selesai sudah membaca kumpulan cerpen ini. Bagus, bagus! Penulisnya cukup sering menyelipkan isu sosial atau hal-hal yang menjadi berita di media massa mul [...]

    6. kumpulan cerpen ini memang sudah aneh dari sejak judul, lalu masuk ke cerpen-cerpen yang ganjil, namun tetap realisrangkat dari kejadian sehari-hari yang terkadang ditambahkan dunia yang tidak realis.akmal yang seorang jurnalis sepertinya memang akan selalu kaya dengan materi untuk menulis, beitulah membaca kumpulan cerpen ini seperti membaca kepala akmal,jadi mungkin seseorang di kepala itu adalahAnda!

    7. judulnya menarik : ada seseorang di kepalaku yang bukan aku. harapan saya tidak sesuai dengan cerita yang disajikan oleh akmal. memang masih seputar tentang penyakit kejiwaan/kegilaan. tapi saya berharap lebih kompleks dari cerita narapidana wanita yang bingung akibat suara-suara di kepalanya. judulnya menawarkan kekompleksan yang menggemaskan, tapi ceritanya belum membangkitkan rasa gemas.

    8. Awalnya gue kira buku ini adalah novel, nggak taunya kumpulan cerpen. Salah satu cerpen yg menggunakan judul yang sama dengan judul bukunya malahan menurut gue kurang seru. Lebih seru membaca beberapa cerpen lain seperti "Lelaki Gagah", "Lelaki Yang Berumah di Pinggir Pantai", dan "Fiona Benci Paul Anka"

    9. rumit, kompleks, lika-likukumpulan cerpen ini berhasil membikin banyak pola di otak saya. Semua pola sama: tanda tanyanangan-kenangan berjumpalitan datang ke nukleus, mereka merongrong. Protes untuk tampil ke muka publik. Ahh banyak orang dikepalaku!

    10. (sebenarnya 3.5)covernya lucu *halah, familiar deh komen ini*menarik di segi reportasenyah wartawan wartawan dan cerpen-cerpen yang hadir cukup beragam dengan beberapa eksperimen bentuk, padat dan pemakaian kata efektif :D

    11. Ini buku baguuss. Semua cerpennya bisa saya nikmati. Tipikal bacaan yang bisa jadi kesukaan.Buku ini juga memiliki format isi yang gemilang. Tak hanya disuguhi kata-kata tapi juga bentuk layout cerpen yang menunjang. Ah tuhan, idenya brilian!

    12. baru mulaidi halaman 15 menemukan sesuatu yang menarik, begini bunyinyapertipendulumyangmendapatgayalentingsemakinbesar,ayunankepalakujuga semakinbertenaga.Betapa nikmat.

    13. This is the compliation of short stories. There are no "connection" from one story to other. Some of the story are clear and some of the stories is leaving some question mark, leaving reader to interpret the contain by themself.

    14. ide cerita yang ngga pernah terpikir mungkin oleh penulis lainsebuah sisi kriminalitas dari segi pemikiran manusiakinkah itu adalah perasaan bersalah seorang pelaku kriminal?

    15. Haruskah saya merivewnya?? Baca aja.Bintang 4 yang saya berikan ini berkualitas dan saya garansi.:)

    16. Setiap cerpen Akmal mengundang untuk merenugkan kembali apa yang mendorong sesorang untuk berbuat sesuatu yang buruk.

    Leave a Reply

    Your email address will not be published. Required fields are marked *